Pelaku Pembunuhan Gegara Masalah Asmara Ditangkap Resmob Sat Reskrim Polres Tapin

INILAHKALSEL.COM, RANTAU – Sebuah peristiwa tragis terjadi sehari setelah Lebaran, pada Selasa (1/4/2025), sekitar pukul 09.00 Wita, di rumah pacar korban yang terletak di Nes 15, Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin.
Kurang dari 24 jam setelah kejadian, pelaku pembunuhan berhasil ditangkap oleh Tim Resmob Sat Reskrim Polres Tapin bersama unit Reskrim Polsek Tapin Selatan. Penangkapan ini berhasil mengungkap identitas dan lokasi pelaku yang melarikan diri setelah peristiwa tersebut.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, sebuah video yang beredar di media sosial Instagram memperlihatkan seorang pria bernama Dian (25), warga Dusun Pasar, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.
BACA JUGA:Gegara Cemburu, Pria Asal Kalteng Tewas Ditusuk di Hidung, Punggung hingga Rusuk
Menurut keterangan yang diungkapkan oleh akun @kalimantan_berbagi.info, pembunuhan ini diduga kuat berhubungan dengan masalah asmara. Dian tewas setelah diserang oleh pelaku di Nes 15, Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, pada Selasa (1/4/2025) sekitar pukul 13.30 Wita.
Kapolres Tapin, AKBP Jimmy Kurniawan, melalui Kasubsi Penmas Si Humas, Ipda Yudhis, mengungkapkan bahwa hasil penyelidikan awal menunjukkan motif pembunuhan ini berkaitan dengan kecemburuan. Pelaku yang merasa cemburu dengan hubungan korban dengan seorang wanita berinisial N (23), melampiaskan kemarahannya dengan menikam Dian.
“Korban mengalami beberapa luka tusuk, termasuk di bagian hidung, punggung belakang, bawah ketiak, dan tulang rusuk,” ujar Ipda Yudhis.
Setelah diserang, Dian sempat dilarikan ke RSUD Datu Sanggul Rantau untuk mendapatkan perawatan, namun sayangnya nyawanya tidak dapat diselamatkan dan Dian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Saat ini, pelaku yang melarikan diri usai kejadian sedang dalam pengejaran polisi. “Kami sudah mengidentifikasi pelaku dan sedang melakukan pengejaran. Kami mengimbau kepada pelaku untuk segera menyerahkan diri,” tegas Ipda Yudhis.(inilahkalsel.com/kalimantan_berbagi.info)
editor: nur muhammad